// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

 


Layanan Unggulan MPP Lamongan: Anjungan Dukcapil Mandiri, Mulai Dioperasikan


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Lamongan sudah dioperasionalkan. Bupati Fadeli, Selasa (17/3) meninjau kesiapan seluruh outlet pelayanan di MPP.

Salah satu unggulannya adalah mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Dengan ADM ini, masyarakat yang sudah memiliki barcode bisa mencetak dokumen kependudukan secara mandiri.

Saat ditinjau Bupati Fadeli, dipraktekkan oleh Maria Prafitra Sanjaya Dari Tikung yang mencetak kartu keluarga (KK) dan Brenda Delge Freegita, dari Majenang Kedungpring yang mencetak KTP melalui ADM.

Dengan adanya MPP ini, diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara sistematis dan terintegrasi. Dari 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Lamongan, terdapat 225 layanan yang terintegrasi di MPP. Dengan demikian, masyarakat akan lebih dimudahkan, karena dapat mengurus keperluannya dalam satu tempat.

“Saya tidak ingin jika masyarakat setelah mengurus kebutuhannya di sini, masih harus lagi datang ke kantor yang bersangkutan. Semua pelayanan harus terselesaikan di sini,” ujar Bupati Fadeli.

Sesuai petunjuk Kemenpan, MPP ini harus dilakukan softlaunching sembari menunggu evaluasi oleh Kemenpan.

Beberapa bidang masih belum sepenuhnya bisa dipindah operasionalkan di MPP, karena perlu adanya komunikasi lebih lanjut. Namun meski masih demikian, masyarakat dipastikan sudah dapat memanfaatkan kemudahan pelayanan yang disediakan di MPP. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama