// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Satpol PP Reprensetasi Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat

Direktur Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Arief Mulya Eddie (tengah)

MATARAM (wartamerdeka.info) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), bakal tampil lebih humanis. Sebab, Satpol PP adalah representasi negara yang  hadir di setiap kehidupan masyarakat. Karena itu, para kepala daerah mendukung penuh  keberadaan Satpol PP.  Apalagi, keberadaan Satpol PP  merupakan amanah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Dalam UU itu, ada 6 urusan wajib pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah," kata Direktur Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Arief Mulya Eddie, di sela-sela HUT Satpol PP dan Linmas di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (2/03/2020).

Terkait HUT Satpol PP itu sendiri menurut Arief, adalah momentum untuk meneguhkan spirit pengabdian  Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat  (Linmas) dalam melayani masyarakat. Satpol PP bertekad untuk semakin humanis. Kian  dicintai masyarakat. Satpol PP, bukan musuh masyarakat.

"Kami bukan pasukan yang berbenturan atau berperang dengan rakyatnya sendiri. Satpol PP adalah Satuan penyeimbang kehidupan bermasyarakat" ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Arief tak lupa  mengucap terimakasih atas penerimaan yang ramah dari warga NTB selama HUT Satpol PP digelar. Ia juga berharap, sektor pariwisata di mana pun, termasuk di NTB bisa pulih kembali. Para turis kembali datang berkunjung.

"Terus  semangat untuk berjuang dan tentunya pariwisata akan semoga akan meningkatkan lagi, jaya NTB," katanya.

Mengenai dipilihnya Mataram sebagai tuan rumah peringatan HUT Satpol PP dan Linmas, bukan tanpa alasan. Kata dia, dipilihnya Kota Mataram sebagai tempat peringatan HUT Satpol PP,  untuk mendongkrak sektor pariwisata di NTB,yang tengah dapat tekanan oleh dampak virus corona.

"HUT Satpol PP  Tahun 2020 kita pusatkan di kota Mataram, di NTB, tentunya sebagai pengungkit ekonomi dan pariwisata di NTB Mataram," kata Arief.

Arief senang, dengan digelarnya HUT Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat di Kota Mataram yang dihadiri perwakilan Satpol PP dari  seluruh Indonesia, membuat hotel banyak terisi.  Ini tentu sangat membantu sektor pariwisata di NTB tetap bergeliat. Seperti diketahui, karena penyebaran virus corona atau Convid-19, arus kunjungan turis mancanegara ke destinasi Wisata di Tanah Air menurun. Termasuk yang menyambangi di NTB.

"Alhamdulillah saya dengar dari teman-teman dari travel juga mengatkan itu semua full, hotel juga penuh. Kita bangga dan  juta berterima kasih kepada masyarakta NTB yang sudah menerima kami dengan sangat baik," ujarnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama