TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Satu Rumah Di Desa Cidadap Ambruk Tertimpa Pohon


CILACAP (wartamerdeka.info) - Hujan dengan intesitas tinggi yang terjadi pada Jumat (21/2/2020) malam menyebabkan pohon sengon tumbang dan menimpa sebuah rumah warga di Desa Cidadap Kecamatan Karangpucung, Cilacap.

Rumah terlihat ambruk dan hanya menyisakan puing-puing dan tembok. Atap rumah runtuh dengan kondisi rusak berat.

"Rumah ini milik Miskun warga kami di RT 4 RW 6 Desa Cidadap. Kejadian sekitar pukul 23.30 WIB ketika hujan deras," kata Watir Kepala Desa Cidadap, Minggu (22/3/2020).

Sementara penghuni rumah mengungsi ke rumah tetangga, karena rumah sudah tidak bisa ditempati.

"Dua penghuni rumah, yakni Ibu Eni dan anaknya Sinta mengalami luka dibagian kepala, luka disebabkan tertimpa genteng,” ujarnya.

Saat ini penghuni melakukan rawat jalan setelah dilakukan perawatan di Puskesmas setempat.

Pihak BPBD UPT Majenang Tatang, yang ikut pengecekan lokasi mengatakan, kerugian yang diakibatkan bencana ini tidak sedikit. "Diperkirakan kerugian mencapai lebih dari 50 juta," ujarnya.

Camat Karangpucung Martono ketika pengecekan lokasi mengatakan, akan diusulkan ke Bupati untuk mendapat bantuan.

"Akan di usulkan secepatnya untuk mendapat bantuan dan saya menghimbau kepada masyarakat di Kecamatan Karangpucung agar tidak menanam pohon tahunan di sekitar rumah," jelasnya.

Selain rusaknya atap rumah, kejadian ini juga menyebabkan perabot elektronik, rumah tangga rusak. Dokumen keluarga seperti ijazah, kartu keluarga, rapot dan lainnya basah.

Selain Kepala Desa Cidadap, Camat dan BPBD UPT Majenang. Anggota DPRD Cilacap, Koramil Karangpucung, Polsek Karangpucung dan juga relawan Baznas Tanggap Bencana ikut melakukan pengecekan lokasi.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama