TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wah... Di Italia, 5.476 Orang Meninggal Akibat Corona, Terbanyak Di Dunia

Korban tewas akibat virus Corona di Italia,  terbanyak di dunia
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Di Italia, virus Corona terus mengganas. Jumlah korban meninggal akibat pandemi virus corona (COVID-19) di Italia melampaui 5.000 orang per Senin pagi (23/3/2020). Ini merupakan yang terbanyak di dunia dan bahkan melampaui jumlah kematian di pusat pandemi, China, yang melaporkan 3.261 kematian.

Secara total, ada sebanyak 5.476 orang meninggal di Italia akibat COVID-19. Jumlah itu diperoleh setelah Negeri Pizza melaporkan 651 orang meninggal dalam sehari pada Minggu.

"Itu berarti ada peningkatan 13,5% tetapi turun dari angka kematian di hari Sabtu ketika negeri itu melaporkan 793 orang meninggal." tulis Al-Jazeera, Senin.

"Jumlah total kasus di Italia naik menjadi 59.138 dari sebelumnya 53.578, meningkat 10,4%, kenaikan terendah dalam persentase sejak penularannya terungkap pada 21 Februari." kata Badan Perlindungan Sipil negara itu, mengutip Reuters.

Tingginya jumlah kasus membuat Italia menjadi negara dengan kasus corona terbanyak di luar China yang melaporkan 81.054 kasus, menurut Worldometers.

Namun demikian jumlah pasien sembuh di Italia juga terus meningkat, mencapai 7.024 orang.

Dari semua total kasus dan kematian di Italia, sebanyak 3.456 kematian dan 27.206 kasus terpusat di wilayah utara Lombardy.

Sementara itu secara global, wabah asal Wuhan, China ini telah menginfeksi 336.638 orang, dengan kematian mencapai 14.611 orang dan pasien sembuh 97.636 orang. (C)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama