Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dampak Covid-19, Harga Kedelai Melonjak

Pabrik tahu di Kota Bekasi
BEKASI (wartamerdeka.info) - Semenjak adanya penyebaran Virus Corona Disease (Covid -19) sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga hingga tiga puluh persen.

Menurut Dayat, salah seorang pemilik pabrik tahu kepada wartamerdeka.info, Jumat (03/04/20), melonjaknya harga kedelai ini, semenjak isu virus Corona merebak.

Harga kedelai yang tadinya kisaran antara tujuh ribu rupiah per kilogram kini mengalami kenaikan hingga delapan ribu dua ratus rupiah per kilogram.

"Biasanya Rp 7000/ kg kini naik menjadi Rp 8.200/ kg ," katanya.

Meskipun harga kedelai mengalami kenaikan namun masih menurut Dayat, harga jual tahu di pasaran tidak bisa dinaikkan.

Yang menjadi kekhawatiran Dayat, selain harga kedelai yang menjadi bahan baku tahu terus melonjak naik juga kedelai mengalami kelangkaan .

"Mudah- mudahan kedelai harganya tidak terus naik dan yang lebih di khawatirkan lagi kedelai semakin langka di pasaran, " haralnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama