Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hari Pertama Larangan Mudik, 1.181 Kendaraan Yang Hendak Keluar Jakarta, Diperintakan Harus Putarbalik


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ditlantas Polda Metro Jaya pada hari pertama melaksanakan Operasi Ketupat telah mencatat sebanyak 1.181 kendaraan yang hendak keluar Jakarta, diperintakan harus putarbalik sehingga tidak bisa pergi mudik.

Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut ribuan kendaraan yang diputar balikan tersebut hendak keluar Ibu Kota lewat Pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat.

“Sejak pukul 00.00 sampai 05.00 WIB, tercatat ada 1.181 kendaraan yang diputar balikkan yaitu 498 kendaraan di Pintu Tol Bitung dan 683 kendaraan di Pintu Tol Cikarang,” ujar Sambodo, Jumat (24/4/2020).

Peningkatan volume kendaraan keluar Jakarta memang telah terlihat sejak dua hari sebelum diterapkan pelarangan mudik dan dimulainya Operasi Ketupat. Tercatat ada peningkatan volume kendaraan sebesar 27 persen pada 22 April 2020 di Gerbang Tol Cikampek Utama.

“Berdasarkan perhitungan di Gerbang Tol Cikampek Utama, terjadi kenaikan volume arus kendaraan sebanyak 27 persen, dari 18.753 kendaraan pada tanggal 21 April menjadi 25.797 kendaraan pada tanggal 22 April 2020,” katanya. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama