Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

JIC Buka Pendidikan Online Selama Wabah Virus Corona COVID-19


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Selama masa tanggap darurat wabah virus Corona Covid-19 yang mengharuskan setiap orang tetap harus berada di rumah, Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre/JIC) menyelenggarakan pendidikan online berbasis HP Android dengan memanfaatkan media sosial, yaitu Facebook dan WA.

“Umat harus tetap mendapatkan pendidikan, dalam hal ini pendidikan keislaman. Karena menuntut ilmu adalah keharusan, kapanpun, di manapun dan dalam situasi apapun. Kita beryukur hidup di era industri 4.0, sehingga masih memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan  melalui handphone android kita selama masa tinggal di rumah karena wabah virus Corona COVID-19,’ujar Ustadz Rakhmad Zailani Kiki, Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre melalui sambungan WA,  hari ini.

Ada lima jenis pendidikan online yang diselenggarakan oleh Jakarta Islamic Centre, yaitu: Pertama, pendidikan fiqih bekal Ramadhan dengan menggunakan kitab Safinatunnajaa; kedua,   pendidikan falakiyah (astronomi Islam); ketiga,   pendidikan penulisan dan jurnalistik; keempat, pendidikan hafal Al-Quran metode HATAM; dan kelima,  pendidikan jodoh dan pra nikah metode Kuantum Jodoh.

Untuk mengikuti lima jenis pendidikan tersebut, para peserta harus mendaftar terlebih dahulu ke:   081916296442 atau 085885535124. Kelima jenis pendidikan ini akan dimulai serentak mulai Kamis, 11 Maret 2020.

Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre Ahmad Juhandi mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut. "Dalam kondisi  seperti ini pendidikan untuk menambah ilmu keagamaan tidak boleh stag. Harus ada innovasi dengan melalui berbagai media yang memungkinkan. Semoga kegiatan belajar melalui online ini bisa bermanfaat dan bisa mengurangi dampak penyebaran Covid-19". (M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama