Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Lindungi Petugas Medis, Bupati Nelson Serahkan APD Kepada IDI


LIMBOTO (wartamerdeka.info) - Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 menyerahkan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis, Sabtu (04/4/2020).

APD itu diterima langsung Ketua Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Kabupaten Gorontalo yang juga selaku Direktur RSUD Limboto Dr. Irwan dan didampingi Kepala Dinas kesehatan.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga medis dalam melakukan perawatan bagi pasien yang terpapar COVID-19.

"Tadi kita sudah serahkan APD itu berupa masker dan sarung tangan kepada teman-teman dokter dan tenaga medis karena mereka ujung tombak dalam mengatasi penyebaran covid 19,” jelas Nelson.


Seperti diketahui, APD diserahkan berupa 1000 masker dan 1000 sarung tangan

Harapannya para medis ini  harus sehat, terlindungi diri dengan baik, sehingga mereka bisa bekerja dengan tulus dibantu dengan semangat. "Berikut juga insentif mereka harus diperhatikan dan terakhir hal ini semoga bisa memberi semangat pada dokter dan tenaga medis," imbuh Nelson.

Di tempat yang sama ketua IDI Dr Iriawan menambahkan, bahwa bantuan sangat berati, karena dalam kondisi ini para tenaga medis sangat membutuhkan APD tersebut.

"APD Insya Allah akan sangat membantu, karena pihak kami sudah mencoba melakukan beberapa aksi,diantaranya  pemasangan cuci tangan serta men-sosialisasikan," ungkap Irawan.

Direkur RSUD Limboto itu mengatakan, masyarakat dihimbau untuk tidak takut, jangan malu malu untuk melakukan konsultasi dengan tenaga medis untuk memeriksakan dirinya dan ini salah satu cara agar memutuskan mata rantai Virus Corona atau Covid-19.(a/ir)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama