TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sulsel Punya Kuota Kartu Pra Kerja Untuk 158.936 Orang

Gubernur NA: Dampak Corona, 8.129 Pekerja Dirumahkan, 143 Di-PHK

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah
MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang mewabah memiliki dampak besar terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. 

Jumlah perusahaan terdampak virus Corona atau Covid-19 di 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebanyak 165 perusahaan.

Dari 165 perusahaan, total pekerja terdampak sekitar 8.272 pekerja. Dan, pekerja yang dirumahkan sekitar 8.129 pekerja dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 143 pekerja.

"Hingga hari ini, di Sulsel tercatat 165 perusahaan dengan 8.270 orang yang dirumahkan dan di-PHK," ujar Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, via video yang dikirimkan Humas Pemprov, Jumat (10/4/2020).

NA mengatakan, bagi pekerja yang terdampak tetap tenang. Saat ini Program Kartu Pra Kerja diprioritaskan bagi mereka yang terkena pemutusan kerja atau dirumahkan.

"Ini adalah program dari pemerintah pusat dalam bentuk bantuan pelatihan online, diberi insentif uang saku, dan di akhir pelatihan diberikan sertifikat," katanya.

Menurutnya, bagi pekerja yang membutuhkan, pendaftaran saat ini dapat dilakukan online di website di www.prakerja.go.id atau untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi dinas tenaga kerja kabupaten/kota di Provinsi Sulsel.

Nurdin menerangkan, melalui Kartu Pra Kerja, warga akan mendapatkan pelatihan online dengan fasilitas perorangan senilai Rp3.550.000 untuk empat bulan.

"Dengan perincian Rp1.000.000 untuk anggaran pelatihan, Rp2.400.000 (Rp600.000 perbulan selama empat bulan) untuk uang saku dan Rp150.000 untuk survei," jelasnya.

Saat ini, katanya, Sulsel memiliki kuota pendaftaran sebanyak 158.936 orang. Mohon disampaikan kepada saudara, kerabat dan kenalan anda yang membutuhkan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama