TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wadanramil 01/Kranji Pimpin Pemantauan Check Point Exit Bekasi Kota Dalam Rangka PSBB Hari Ke 2


BEKASI (wartamerdeka.info) - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah Kota Bekasi sudah masuk hari kedua, semenjak diberlakukannya pada Rabu (15/4/2020).

Hari pertama kegiatan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Inf Rama Pratama.M.Si.(Han) bersama unsur Forkopinda Kota Bekasi, memantau 4 lokasi, yakni Pintu Exit Tol Bekasi Barat, Stasiun KRL juanda Bekasi, Pasar Baru Bekasi dan Terminal Besar Bekasi.

Pada Hari ke 2 Wadanramil 01/Kranji Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Tomi Abdullah bersama 3 Pilar melaksanakan pemantauan di Post Check Point akses keluar Pintu Tol Bekasi Barat dimulai pukul 06.00 wib s.d 18.00 WIB, Kamis (16/4/2020)

Kegiatan ini diperkuat oleh kurang lebih 18 personil gabungan dari TNI 4 orang, POLRI 4 orang, Dishub 6 orang, Sat Pol PP 3 orang dan Subdenpom Bekasi 1 orang.

Pelaksanaan PSBB ini dilakukan sebagai upaya dan bentuk pencegahan untuk menekan serta memutus penyebaran virus Covid-19, agar tidak meluas.

"Harapan kami dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Bekasi Dapat menekan dan mencegah serta memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, dan semoga keadaan dapat kembali pulih, dan wabah corona segera hilang," pungkas Wadanramil 01/Kranji. (Rosidi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama