Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 071/Wk : Latposko I, Melatih Satuan Dalam Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Kodim 0703/Cilacap


CILACAP (wartamerdeka.info) – Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han.,  membuka dan memberikan Taklimat Awal Latposko I Kodim 0703/Cilacap, Rabu (13/5/2020) di Aula Makodim 0703/Cilacap.

Latihan dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 13 s.d 15 Mei 2020 dengan tema, *“Kodim 0703/Cilacap Bersama Seluruh Komponen Bangsa Membantu Pemerintah Daerah Dalam Menanggulangi Bencana Alam Tsunami, Pengungsian dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Kabupaten Cilacap dalam rangka Operasi Militer Selain Perang”.*

Dikatakan Danrem, sebagai latihan taktis tanpa pasukan, Latihan Posko-I ini bertujuan melatih unsur Komandan dan Staf dalam melaksanakan prosedur hubungan dan tata kerja berdasarkan _job discription_ masing-masing yang meliputi kegiatan merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan serta mengendalikan suatu operasi di satuan, utamanya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) penanggulangan bencana alam Tsunami. Hal ini sesuai dengan UU RI No. 24 Tahun 2007 pasal 5 dan 6  tentang penanggulangan bencana alam", terangnya.

Materi yang dilatihkan adalah penanggulangan bencana alam Tsunami karena wilayah Kodim 0703/Cilacap berbatasan langsung dengan pantai selatan Jawa dan Samudera Hindia yang sangat rentan terjadi bencana Tsunami seperti beberapa tahun yang lalu.

Danrem juga menjelaskan, bahwa dengan Latihan Posko I ini dapat melatih kerjasama, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi, melalui proses olah yudha sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

“Kegiatan Latposko ini, kita sesuaikan dengan kondisi saat sedang mewabahnya pandemi Covid-19. Karenanya, kita lakukan kegiatan sesuai standar protokol kesehatan yang diterapkan WHO, wajib memakai masker, menjaga jarak perorangan, sterilisasi diri dengan hand sanitizer yang disediakan di setiap sudut ruangan dan cek suhu badan serta penyemprotan disinfektan di area kegiatan", ungkapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama