Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kondisi Abu Bakar Sidik Mengenaskan, Wajahnya Tertutup Tumor Ganas


TASIKMALAYA  (wartamerdeka.info) - Sungguh mengenaskan kondisi Abu Bakar Sidik (35 thn), warga kampung Ciledug Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.  Hampir seluruh wajahnya kini tertutup benjolan tumor.

Pria ini mengidap tumor atau kanker ganas di bagian pipi kiri yang kini telah membesar dengan begitu cepatnya. Dia tinggal bersama ibunya yang sudah tua renta dan hidup serba kekurangan.

Tiga bulan yang lalu sekitar awal bulan Maret benjplan tumor itu masih sebesar bola tenis meja, tapi sekarang sudah membesar seperti sebuah kelapa, memerah, keluar nanah dan bolong bolong serta mengeluarkan bau tak sedap.

Diceritakan Abu Bakar Sidik, sebetulnya terjadi benjolannya itu sudah beberapa tahun yang lalu, cuma baru sebesar bola pingpong saja. Namun dalam tiga bulan berjalan, perkembangannya begitu cepat.

Pengobatan hanya dilakukan di puskesmas dan ke RS dr.Soekarjo Kta Tasikmalaya.

"Namun setelahnya kami di sarankan ke RS Hasan Sadikin di Bandung, " ujar Sidik.

"Saya ingin sembuh. Penglihatan sayapun tidak normal karena mata saya yang kiri tercongkel kanker ini, gigi dan mulut selalu berdarah dan sakit sekali. Saya tetap berusaha terus dan dengan kemampuan seadanya,hanya dengan modal BPJS pemerintah saja," ujarnya memelas.

Bantuan dari ibu kader PKK, dari PKH, dari camat serta lurahpun ada, dari semuanya sudah terkumpul tiga jutaan. "Lumayan buat bekal ke rumah sakit Bandung, " kata" Saroh (70 th), ibunya Abu Bakar Sidik,  Selasa (12/5/2020). (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama