TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sudah Diizinkan Menhub Beroperasi, Tapi Perusahaan Bus Di Tasik Belum Ada Yang Beroperasi


TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Pasca kebijakan Menteri Perhubungan terkait diizinkannya kembali angkutan transportasi umum untuk beroperasi kembali, sejumlah perusaaan oto bus di Tasikmalaya masih belum mengoprasikan armadanya.

Tidak itu saja, sejumlah karyawannyapun masih diliburkan oleh pihak perusahaan. Namun dari pihak perusahaan belumnada yang memberikan keterangan terkait hal tersebut dikarenakan sedang tidak ada di tempat.

Hal itu dibenarkan oleh petugas keamanan salah satu perusahaan otobus, bahwa belum adanya armada yang beroperasi, dia pun tidak mengetahui tentang alasannya karena itu sepenuhnya wewenang pemilik perusahaan.

Menurutnya, kemungkinan besar, penyebab belum beroperasinya bus antar kota karena melihat penumpang yang sedikit.

"Mungkin logikanya mau narik apa, sedangkan ada larangan mudik dari pemerintah. Namun kita sangat mendukung atas program pemerintah itu, agar membantu memutus mata rantai covid-19," imbuh petugas keamanan salah satu perusahaan oto bus kepada wartawan, Jumat (8/5/2020). (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama