Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Langkat Siapkan 18 Desa Untuk Jadi Pilot Project Kampung Tangguh


LANGKAT (wartamerdeka.info) - Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, S.E menggelar rapat persiapan Kampung Tangguh dan Ketahanan Pangan Terasa untuk Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Langkat. Rapat berlangsung di Jambur Desa Raja Tengah kecamatan Kuala, Langkat, Jumat (12/6/2020) sore.

Bupati dalam kegiatan ini didampingi Sekdakab Langkat Dr.H.Indra Salahudin serta para Asisten,Staf Ahli, kepala OPD, para Kabag dari istansi terkait. Turut hadir anggota DPRD Langkat Sri Bana Br PA.

Di rapat, Bupati mengatakan, kampung tangguh Terasa berencana akan menetapkan 18 desa, yang menjadi pilot project program kampung tangguh tersebut.

"Rencananya akan ada 18 desa untuk jadi pilot project program kampung tangguh," sebut Bupati.

Tujuan kampung tangguh ini, terang Bupati, untuk menguatkan sosial ekonomi, serta agar masyarakat memiliki kedisiplinan mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan, dalam upaya pemutusan ratai pandemic virus corona.

Untuk itu, Bupati meminta, Bumdes di semua desa benar-benar dijalankan, agar UKM diperdesaan aktif. Sehingga roda perekonomian berjalan stabil.

"Tentunya hal ini akan menguatkan ekonomi kerakyatan ditengah pandemic" ujarnya.

Selain itu, Bupati juga meminta, agar jaga malam diaktifkan di semua desa. Tujuannya, untuk meningkatkan keamanan terkait pencegahan covid.

"Jadi agar tidak sembarangan orang dari luar keluar masuk di desa. Sebab kebebasan keluar masuk orang asing, dikhawatirkan menularkan virus," imbuhnya.

Di kesempatan itu, Bupati juga membahas target Pemkab Langkat untuk memperoleh predikat keuangan daerah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2020 ini.

Serta menyampaikan, agar pengelola pariwisata di Langkat untuk menutup sementara tempat usahanya, sambil menunggu kebijakan yang akan di ambil oleh Pemkab Langkat.

"Sebab wabah virus corona belum berhenti. Jadi ini semua bertujuan untuk kebaikan bersama," pungkasnya. (Sofyan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama