Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tawuran Pelajar Kembali Terjadi, Seorang Tewas Disabet Clurit


BEKASI (wartamerdeka.info) - Aksi tawuran di Jatiasih, Kota Bekasi kembali terjadi. menelan korban jiwa.

Dari aksi tawuran pelajar itu ditangkap delapan orang dan telah ditetapkan tersangka.

Dari delapan pelajar itu, tujuh diantaranya masih dibawah umur. Satu tersangka dewasa bernama Bayu Ilham, sedangkan tujuh tersangka lainnya masih dibawah umur berinisial RF, RAN, PN, RH, RRY, AS, dan MR.

Kapolres Metro Bekasi Kota Bekasi, Kombes Wijonarko, mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus aksi tawuran atau pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Aksi tawuran itu terjadi Kp Bulak Jalan Raya Cikunur RT 01 RW 13 Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Rabu (15/7/2020) pukul 19.30 WIB.

Delapan tersangka kita tangkap, tujuh diantaranya masih pelajar dan dibawah umur. Satu tersangka lainnya sudah umur dewasa," kata Wijonarko, saat ungkap kasus di Mapolrestro Bekasi Kota, pada Kamis (23/7/2020).

Pemicu tawuran pelajar ini berawal dari saling tantang melalui media sosial.
Awalnya salah satu tersangka mendapatkan pesan melalui instagram ajakan tawuran. Dari situ keduanya janjian untuk tawuran.

Aksi tawuran antar pelajar itu menimbulkan dua korban. Satu korban meninggal dunia satu lainnya mengalami luka.

"Korban meninggal bernama M.Bintang (16) dari SMK Gema Karya Bahana dan korban luka bernama JDA (17) dari SMK Bina Karya Mandiri 2," ungkap dia.

Wijonarko menerangkan antar pelajar itu awalnya saling serang. Akan tetapi, tiba-tiba korban MBJ ditabrak kelompok tersangka menggunakan sepeda motor hingga terjatuh.(Rosidi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama