Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

238 Pekerja PT LG Bekasi Terpapar Covid 19, Pabrik Ditutup

Para karyawan PT LG jalani tes swab

BEKASI (wartamerdeka.info) - Ratusan pekerja pabrik LG Elektronik di Kawasan Industri MM2100 Kabupaten Bekasi terpapar covid-19 dari hasil swab test yang dilakukan perusahaan. 

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, Selasa (25/8/2020).

Alamsyah menyebutkan ada 238 pekerja yang terkonfirmasi positif corona. 

"Ada 238 tenaga kerja,  sekarang masih di tracking, "katanya. 

Dirinya menjelaskan,  di Perusahaan LG Elektronik  MM2100 ada sekitar 600 tenaga kerja yang telah dilakukan swab test.

"Yang positif ada 238 pekerja dari hasil sweb test 600 pekerja, "katanya.

Pihak gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kabupaten Bekasi melakukan penutupan sementara selama 14 hari ke depan kepada Perusahaan LG Elektronik dan terus melakukan tracking terhadap pekerja.

"Sampai 14 hari kedepan PT. LG Elektronik ditutup, dan kami terus tracking para pekerjanya, "tuturnya. 

Sementara bagi pekerja yang dipastikan positif dan sakit langsung di bawa ke rumah sakit. Sedangkan pekerja yang positif dan kondisi sehat menjalankan isolasi mandiri tetapi tetap di pantau Dinas Kesehatan melalui Puskesmas.

"Mereka yang positif dan sakit di bawa ke rumah sakit, sedangkan yang positif dan sehat melakukan isolasi mandiri tapi tetap di pantau dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas," terangnya. ( Yot )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama