Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Babinsa Jatimelati Turut Amankan Kegiatan Ibadah Di Gereja Santi Servatius


BEKASI (wartamerdeka.info) - Masa pandemi covud-19 masih belum berakhir. Untuk mengantisipasi penyebarannya semua pihak terus berusaha dalam pencagahannnya dengan selalu mewajibkan protokol kesehatan.

Seperti pada pelaksanaan ibadah di Gereja Santo Servatius kp Sawah Jl Raya Kampung Sawah RT 06/RW 04  Kel.Jati Melati Kec.Pondok Melati, Kota Bekasi, Minggu (02/08/2020), Babinsa bersama Bimaspol melaksanakan pengamanan dan penegakan PDMPK.

Menurut Serka Suehanto Babinsa Jati Melati Koramil 02/Pondok Gede, Kodim 0507/Bekasi, bahwa pelaksanaan ibadah di Gereja Santo Servatius merupakan yang pertama kali di gelar selama covid-19 melanda.

Dalam pelaksanaannya jemaat yang hadir kurang lebih 100 orang, dipimpin oleh Romo Wartoyo SJ, dengan unsur pengamanan di bantunoleh babinsa, bimaspol, security dan panitia dari gereja sekitar 10 orang.

Kegiatan ibadah ini diawasi oleh Babinsa Jati melati bersama bimaspol dengan mengedepankan protokol kesehatan, dengan wajib memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk gereja, menenmpati kurdi yang tidak bertamda silang, dan tidak bersentuhan langsung/salaman selama dan sesudah beribadah. 

Acara Ibadah Mingguan dibatasi dan selesai pukul 09.30 wib, dalam Keadaan Aman dan tertib. (Rosidi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama