TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Guru-guru SMPN 6 Balikpapan Iuran Beli 11 Unit HP Untuk Siswa Tidak Mampu


BALIKPAPAN (wartamerdeka.info) - Pembelajaran melalui online atau daring bagi siswa tampaknya tak berjalan mulus. Selain tergendala sinyal, ada juga sebagian siswa yang tidak memiliki HP dan kuota karena keterbatasan ekonomi. Untuk membantu siswa, setiap kepala SMP Negeri di Balikpapan membantu satu unit HP yang diikuti oleh para tenaga guru dengan cara sumbangan dana. Seperti yang dilakukan pada guru SMN Negeri 6 Balikpapan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, kepala SMP  Negeri 6 Balikpapan Suwiyadi mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi terkait pembelajaran sistem daring pihak sekolah akan memberikan bantuan sebanyak 11 HP yang akan diserahkan ke dinas pendidikan.

Semua guru di sini ikut berpartisipasi membantu untuk siswa yang tidak memiliki HP. Sumber dana yang digunakan untuk beli HP ini dari dana sertifikasi setiap guru. Artinya setiap guru ikut menyumbang dana, yang kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk membeli HP.

"Sebanyak 11 HP ini nantinya akan diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan. Tentunya,yang akan membagi kepada siswa yang tidak memiliki HP adalah pihak disdik. Sdkolah hanya menyerahkan saja,"ujar Suwiyadi Kamis (6/8/20).

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada para tenaga guru yang sudah ikut berpartisipasi. Dia berharap, semoga bantuan berupa HP tersebut dapat bermanfaat khususnya untuk siswa tidak mampu.

"Mudah mudahan dengan bantuan ini siswa tersebut bisa mengikuti pelajaran sistem daring,"tutup Suwiyadi.( Ton)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama