Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Satgas Bremoro Berikan Layanan Kesehatan Terbaik Bagi Warga Papua


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya dalam pemeriksaan kesehatan Masyarakat di Wilayah Perbatasan Negara Indonesia dengan Papua New Guinea khususnya di Sektor Utara Provinsi Papua dalam merealisasikan Warga Papua yang Sehat terbebas dari penyakit.

Dalam pengabdiannya di Daerah Operasi, selain tugas pokok utama menjamin stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan, Satgas Yonif 413 Bremoro juga mengemban tugas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat Papua, Khususnya di bidang Kesehatan.

"Kualitas kesehatan di wilayah ini masih terbilang kurang memadai, dari segi jumlah tenaga medis, hingga pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang terbatas, sehingga banyak warga yang sudah lama mengidap berbagai penyakit baik luar maupun dalam yang terus dibiarkan. Ini menjadi salah satu "PR" Kita untuk turut membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat disini," ujar Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H.,M.Han selaku Komandan Satgas, Senin, 03 Agustus 2020.

Pos Muara Tami yang berlokasi di Distrik Muara Tami saat melaksanakan kegiatan Pengobatan keliling juga menemukan salah satu warga bernama Ibu Emilia Palora yang sejak lama mengidap pusing dan kesulitan untuk tidur. "Mama, hasil diagnosa saya dari keluhan yang di sampaikan sementara Mama mengidap penyakit Vertigo, namun kita buat rujukan ke Puskesmas untuk diperiksa lebih lanjut lagi," ujar Serda Randi yang menjabat sebagai Bintara Kesehatan Pos Muara Tami.

Selain itu juga ditemukan salah satu warga pengurus Gereja di lokasi yang sama atas nama Bapak Raymond, bahwa yang bersangkutan dulu pernah mendapat luka benda tajam akibat perkelahiannya dengan warga kampung lain. Dari keluhannya disampaikan bahwa luka bekas benda tajam di punggungnya tersebut sering merasakan linu, sehingga Satgas menyarankan Bapak Raymond untuk diperiksa menggunakan X-Ray atau Rontgent di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura.

"Kita pergencar terus pengobatan keliling door to door sehingga kita dapat mengetahui berbagai keluhan penyakit yang diderita oleh masyarakat disini." Ucap Dansatgas. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama