TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kapolda Kalteng Dan Kapolres Pulang Pisau Dampingi Kunker Menteri Pertanian RI Di Desa Belanti Siam


PULANG PISAU (wartamerdeka.info) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng) Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Sabtu (12/09/2020).

Dalam kunjungan kerja Menteri Pertanian RI ini turut hadir Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Forkopimda Propinsi Kalteng, Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo dan Kapolres Pulang Pisau AKBP. Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H dan Forkopimda Kabupaten Pulang Pisau.

Dengan didampingi Gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng, Menteri Pertanian RI Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. meninjau lokasi rencana penanaman padi perdana oleh Presiden RI di kawasan Food Estate di jalan Katingan Desa Belanti Siam Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. 

Selain mengecek lokasi, Menteri Pertanian RI juga menyempatkan diri untuk mencoba mengoperasikan alat pertanian berupa Traktor Perahu / Traktor Rawa yang digunakan sebagai alat pembajak sawah.

Dengan situasi Pandemi Covid-19 saat ini, kunjungan kerja Menteri Pertanian RI di Kalimantan Tengah kali ini tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan Pemerintah tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Menteri Pertanian mengatakan, saat Kunker Presiden RI nanti agar tidak ada lahan yang tidak ada traktornya. Selain padi juga akan ditanam pohon kelapa sebanyak 20.000 pohon dan pohon jeruk.

"Karena situasi Pandemi Covid-19 saat ini, kehadiran warga di lokasi kunjungan Bapak Presiden agar dibatasi," tuturnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama