Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

SMPN 4 Kotabumi Keluhkan Bantuan 600 Buah Kartu Three, Kuotanya Kosong


LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19, para pelajar dituntut untuk tetap melakukan tugas sekolah di rumah atau secara virtual.

Terkait hal itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan kerjasama dengan operator seluler untuk memudahkan akses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).Jum’at (9/10/2020)

Asa tiga operator seluler, yaitu XL Axiata, Indosat Ooredoo, dan Hutchison 3 Indonesia (Three) memberikan kuota gratis untuk pelajar.

Pembagian kuota gratis tersebut, yang diperuntukkan bagi pelajar, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga sampai Perguruan Tinggi (PT).

Namun, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, terntata menerima kaetu Three yang kuotanya kosong.

“pada hari Senin (5/10), kami dibagikan kartu perdana Fhree secara gratis dari pihak sekolah. Akan tetapi saat diaktifkan ternyata kuotanya kosong, kami selaku siswa memberitahukan ke pihak sekolah, hingga sampai hari Kamis (8/10) kuota tersebut masih seperti semula yaitu kuota nya tetap kosong,” kata Siswa SMP N 4 Kotabumi.

“Kami hanya meminta ketegasan dari pihak sekolah, kalau memang kuotanya ada, tolong jangan dipersulit, dan jika kalau tidak ada ya ngomong saja tidak ada, jangan hanya janji tapi tidak ada bukti," tegasnya.

Sukmawati, S.Pd., MM., selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kotabumi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya,  kedatangan tamu dari pihak provider Rhree dengan membagikan kartu, yang merupakan bantuan dari pemerintah berupa kartu three dengan kuota gratis.

SMP N 4 Kotabumi menerima 600 buah. Pada awalnya, sebelum menerima kartu Fhree tersebut, pihaknya terlebih dahulu menanyakan ke pihak Three, apakah kartu ini ada kuota nya, pihak three meyakinkan pihak sekolah bahwa kartu itu ada kuotanya.

Akan tetapi di saat kami bagikan ke siswa/siswi ternyata kartunya gak ada kuotanya atau zonk. Kami, pihak sekolah mengakui salah, dikarenakan kartu Three tersebut tidak kami tes atau coba terlebih dahulu,” mata Sukamawati Kepsek SMPN 4 Kotabumi.

Pihak sekolah merasa kecewa kepada pihak Three, dan berharap ke depan tidak terulang lagi.

"Dan kami sedang berupaya untuk segera menyelesaikan pembagian kuota gratis tersebut," pungkasnya.

Pada  hari yang sama media berusaha konfirmasi ke pihak provider Three  via whatsApp/handphone seluler 0896-2397-xxxx. Pihak provider Three mengatakan, semua kartu yang dibagikan itu dapat digunakan dengan jumlah kuota sebesar 6 GB, pada jum’at 09-10-2020 10:30 wib.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak provider three  (Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama