TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Penderita Covid-19 Meningkat, RS Sultan Imanuddin Rekrut Relawan Perawat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Rois 


KOBAR (wartamerdeka.info) - Terjadinya kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, memaksa Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun merekrut relawan perawat.

Pengumuman tentang perekrutan relawan itu tertuang dalam Surat Edaran Direktur RSSI Pangkalan Bun nomor 2114/445/RSUD.YM tertanggal 9 Juli 2020 yang ditandatangani Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin.

Ketika ditemui, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Rois menjelaskan, untuk kasus covid 19 di Kabupaten Kobar saat ini benar sedikit ada peningkatan, namun masih tidak stabil.

Dari data covid pada Minggu sore ada 800 orang yang sudah terkonfirmasi. Dan yang mengalami kesembuhan sudah 85 persen. Dari sekian ribu penduduk yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat,  ada 2 sampai 3 orang yang terkena virus corona.  

Rois menghimbau, agar kiranya masyarakat di seluruh indonesia, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) selalu  waspada dan melakukan perubahan perilaku demi menghindar dari bahaya akan penyakit tersebut.  

Perubahan perilaku bukan halnya mengubah berbagai kegiatan atau pekerjaan. "Akan tetapi, tetap bekerja dan melakukan kegiatan seperti biasa namun juga harus menggunakan protokol kesehatan. Karena itu, lakukan aktifitas seperti biasanya dan laksakan ibadah seperti biasa yang penting selalu tetap menjaga kesehatan dan berhati hati," katanya, (And)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama