Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sebagian Besar Masyarakat Di Papua Dukung Otsus Berlanjut


PAPUA (wartamerdeka.info) - Sebagian besar masyarakat di Papua mendukung kebijakan Otonomi khusus (Otsus) berlanjut. Sebab pembangunan infrastruktur dan SDM yang masih perlu pembenahan di bumi Cenderawasih itu.

Kepala Bidang Politik Hukum dan HAM Gerakan Cinta NKRI, Absalom Yarisetpuw mengatakan, proses pembangunan yang sudah berjalan ini harus terus berlanjut dan dilaksanakan, manfaatnya sudah dirasakan masyarakat di tanah Papua.

"Mari kita bersama-sama bangun Papua. Kita masih butuh otsus untuk infrastruktur dan SDM Papua yang lebih baik," kata Yarisetpuw di Kota Jayapura, Papua, Selasa (24/11/2020).

Terkait pernyataan salah satu pimpinan Mejelis Rakyat Papua (MRP) yang menyebut penolakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), hal itu hanya dilakukan oleh kelompok kecil, tidak bisa dibenarkan.

"Banyak orang asli Papua yang minta Otsus berlanjut. Jumlah kami ini banyak, jangan diberitakan sebagian kecilnya saja, itu sama juga tindakan provokasi," ujarnya.

Pelaksanaan RDP dilakukan dengan sistem per wilayah adat yang di Papua. Namun di beberapa daerah pelaksanaan kegiatan tersebut batal, karena ada penolakan dari warga. Rapat ini merupakan perintah UU Otsus.

"Rakyat dapat mengajukan perubahan atas kebijakan tersebut melalui forum yang digelar oleh MRP, sekali lagi kami tegaskan, program Otsus ini harus berlanjut," pungkas Absalom penuh semangat.****

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama