Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tingkatkan Kreatifitas Warga Perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125 Berikan Pelatihan Praktek Pembuatan Tempe


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Sebagai wujud kecintaan dan kepedulian terhadap warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW motivasi warga untuk meningkatkan kreatifitas dengan mengajarkan cara pembuatan tempe.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (19/11/2020).

Diungkapkan Dansatgas, dipimpin Danpos Kondo Letda Inf Purwanta bersama anggotanya, mengajarkan warga cara membuat tempe kepada warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. “Pelatihan praktek pembuatan tempe tersebut dilaksanakan di Pos Kondo dengan melibatkan sepuluh orang warga,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, selain mengamankan perbatasan, Prajurit TNI yang sedang bertugas di wilayah perbatasan juga berperan aktif meningkatkan pemberdayaan dan kreatifitas warga, salah satu contoh dengan mengajarkan cara membuat tempe. “Di Kampung Kondo sendiri, makanan tempe relatif jarang dijumpai,” ucapnya.

“Sekecil apa pun pengabdian Satgas di perbatasan, harapan kami dapat dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambah Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta menuturkan kegiatan pelatihan pembuatan tempe tersebut dilakukan oleh dua orang anggotanya, yaitu Pratu Hendro Prasojo dan Prada Fadilah. “Ternyata wargapun senang mengikuti pelatihan tersebut, sehingga melaui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan warga sekaligus mempererat hubungan tali persaudaraan,” tuturnya.

Sementara itu, mama Wihelmina Konae Mahuse  (29 th) mewakili warga lainnya menuturkan sangat senang dan berterima kasih sudah diajari cara membuat tempe. “Membuat tempe ternyata tidak begitu sulit dan bahannya pun mudah didapat. Terima kasih atas kepedulian Satgas, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas kebaikan bapak sekalian,” katanya senang. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama