// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Bangun Karakter Sejak Dini, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajarkan Siswa Perbatasan Tanam Bunga

KEEROM (wartamerdeka.info) - Dalam upaya membangun karakter anak sejak usia dini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yowong mengajarkan Siswa SD Inpres Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom untuk menanam bunga di sekitar pekarangan Sekolah.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (24/01/2021) menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu (23/01) tersebut rupanya sangat penting dilakukan dalam memberikan pelajaran berharga yang diberikan Pos Skamto Satgas Yonif MR 413 Kostrad kepada para siswa SD Inpres Yowong.

“Mengajarkan hal yang positif kepada anak di usia dini merupakan langkah yang tepat untuk diberikan. Salah satunya yang dilakukan oleh Pos Skamto dalam mengajarkan siswa SD Inpres Yowong menanam bunga,” ucapnya.

Serka Agung Prayogo selaku Komandan Pos Skamto mengatakan bahwa kegiatan yang mereka tularkan bukan hanya sekedar bagaimana cara menanam bunga saja. “Mungkin yang terlihat hanyalah bagaimana cara siswa SD Inpres Yowong untuk menanam bunga, namun sebenarnya banyak makna lain yang kami sampaikan kepada mereka tentang bagaimana kita memanfaatkan lahan kosong,” katanya.

“Kemudian kepedulian untuk membuat halaman sekolah lebih indah karena bagi mereka, sekolah adalah rumah kedua dimana mereka banyak menghabiskan waktu bersama guru dan teman-temannya untuk belajar,” tambah Serka Agung.

Pernyataan dari Danpos Skamto ternyata senada dengan Kepala Sekolah SD Inpres Yowong Ibu Marsila, S.Pd. “Banyak pelajaran yang harus siswa dapatkan selain dari kegiatan belajar formal di ruang kelas. Saya sangat setuju dan berterima kasih kepada Satgas yang telah memberikan pelajaran yang begitu berharga kepada siswa-siswi saya,” tutur senang Kepala Sekolah. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama