TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kejar Paket C, Warga Papua Ini Dibina Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso mempersiapkan warga Kampung Koya Koso Distrik Abepura Kota Jayapura dalam menghadapi Ujian Sekolah Persamaan tingkat SMA atau biasa disebut Ujian Paket C.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (21/01/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa pelaksanaan Ujian Persamaan tersebut masih terbilang cukup lama dan banyak waktu untuk mempersiapkan para peserta. “Sebagai informasi awal dari Dinas Pendidikan Kota Jayapura bahwa ujian akan dilaksanakan antara bulan Maret hingga April, sehingga masih ada waktu untuk mempersiapkan peserta Ujian yang berasal dari Kampung Koya Koso ini untuk Dibina di Pos,” jelasnya. 

“Untuk persyaratan mengikuti Ujian Paket C ialah peserta harus memiliki Ijazah SMP atau sederajat yang sebelumnya telah lulus dalam waktu 3 tahun terakhir. Selain itu diketahui mata pelajaran yang akan diujikan diantaranya Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan satu mata pelajaran sesuai dengan jurusan (IPA/IPS),” kata Dansatgas. 

Sertu Abdul Maulid Hasibuan selaku Wakil Komandan Pos Koya Koso menyebutkan bahwa semangat warga Kampung Koya Koso dalam mempersiapkan diri mengikuti ujian tersebut sangat antusias. “Dari sepuluh peserta yang tengah bersiap menghadapi ujian, ada salah satu warga yang sudah berusia 36 tahun bernama Bapak Yelli Lingga. Ternyata usia tak menyulutkan semangatnya untuk mendapatkan ijazah setara tingkat SMA,” ucapnya. 

Sementara itu Bapak Yelli Lingga mengaku senang bisa mendapatkan bimbingan belajar di Pos Koya Koso ini. “Semoga usaha keras saya dan teman-teman lainnya membuahkan hasil, yaitu lulus dalam ujian nanti,” harapnya dengan penuh optimis. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama