TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pemkab Lamongan Siapkan 30 Ton Beras Untuk Terdampak Banjir


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Pemkab Lamongan menyiapkan 30 ton beras untuk disalurkan ke masyarakat terdampak banjir. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Moh Nalikan.

“Total jumlah rumah terdampak banjir di Kabupaten Lamongan sebanyak 5.877 rumah. Nantinya setiap rumah akan diberikan bantuan sebanyak 5kg beras, sehingga harus menyediakan 30 ton beras,”, ungkap Moh Nalikan.

Enam kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Glagah sebanyak 777 rumah, Kecamatan Deket sebanyak 1.529 rumah, Kecamatan Karangbinangun sebanyak 1.537 rumah, Kecamatan Turi sebanyak 1.565 rumah, Kecamatan Kalitengah sebanyak 419 rumah, dan Kecamatan Karanggeneng sebanyak 50 rumah.

Masih menurut Moh Nalikan, bakti sosial pengobatan gratis akan dilaksanakan oleh puskesmas di 6 kecamatan terdampak banjir. Selain itu juga akan dilakukan pembersihan enceng gondok dengan alat berat dan kerja bakti seperti yang telah dilakukan sebelumnya di sepanjang aliran Sungai Pasi Bengawan Jero menggunakan Backhoe Amphibi.

“Saat ini Backhoe Amphibi telah bergeser ke Desa Karanganom Kecamatan Karangbinangun. Penggunaan Backhoe amphibi ini sangat membantu masyarakat dalam proses pembersihan enceng gondok dalam jangka waktu yang cukup cepat karena dalam sekali ayun lengan backhoe amphibi sama dengan kerja 10 orang selama satu jam," tambah Moh Nalikan.

Bakti sosial dan kerja bakti tersebut sudah dimulai beberapa hari ini di Bengawan Jero. Selain masyarakat, juga melibatkan aparatur pemerintah, TNI Polri, PSHT, dan banser. (Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama