// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

PN Kobar Adakan Test Antigen Terhadap Seluruh Hakim Dan Pegawainya


KOBAR (wartamerdeka.info) - Pengadilan Negri (PN) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan Rapid Test Antigen di lingkungan Pengadilan Negri Kotawaringin Barat.

“Kegiatan ini  diikuti oleh seluruh Hakim dan para Pegawai yang ada di PN Kobar,” ucap Humas Pengadilan Negri, Kabupaten Kotawaringin Barat, Mantiko Sumanda, SH. Senin (11/01/2021).

Mantiko mengatakan, selain para Hakim dan Pegawai PN, pelaksanaan test antigen massal ini juga diikuti oleh para pegawai tenaga kontrak. 


Dan kepada pegawai yang sudah terlanjur cuti, nantinya akan di-rapid," ucapnya kepada wartawan.

Rapid test antigen yang digelar bagi seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Negri, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)  tersebut dilaksanakan di halaman belakang Kantor Pengadilan Negri Koatawaringin Barat. 

Dari pantauan wartamerdeka.info di PN Kobar, nampak seluruh Hakim beserta seluruh pegawai PN Kobar, secara bergantian  melakukan test  antigent. Tak hanya para Hakim dan pejabat struktural saja, para staf, satpam, hingga helper, juga ikut di-test.(and/th)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama