TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sosialisasi Anti Korupsi, KPP Pratama Kotabumi Selenggarakan Media Gathering


LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) -Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotabumi selenggarakan media gathering dan sosialisasi anti korupsi, dalam rangka mewujudkan good govemance dan pertanggungjawaban program kerja dan pencapaian kinerja KPP Pratama Kotabumi di Tahun 2020, bertempat di Aula kantor setempat, Jum'at (15/1/2021).

Hadir pada sosialisasi tersebut, Kepala KPP Pratama Kotabumi Indra Priyadi beserta staf, Perwakilan UMKO Kotabumi, Perwakilan PD IWO Kotabumi, Perwakilan PWI Kotabumi, Perwakilan Radio, Media Cetak, Media Electronic, Media Online.

Indra Priyadi selaku Kepala KPP Pratama Kotabumi dalam keterangannya mengatakan bahwa pada tahun 2020 adalah tahun yang penuh dengan tantangan bagi  DJP dan khususnya KPP Pratama Kotabumi. 

"Penurunan Pajak sebesar  1.542.6 triliun di masa Pandemi Covid-19 telah membuyarkan rencana-rencana yang telah disusun dengan baik. Dengan mewabahnya covid-19 membuat dunia usaha dari berbagai sektor mengalami penurunan usaha yang drastis, bahkan banyak yang tutup. Target penerimaan pajak mengalami dua kali koreksi sehingga dari 1.542.6 triliun menjadi 1.198.8 triliun," jelasnya.

"Kepala KPP Pratama Kotabumi berharap agar semua pelayanan pajak Kotabumi bebas dari korupsi, jika ada staf kami meminta janji atau imbalan apapun kepada wajib pajak  laporkan kepada saya, maka oknum tersebut akan saya tindak," pungkas Indra Priyadi.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama