// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Kapolda Metro Jaya Ungkap Keberhasilan Polres Depok Bongkar Kasus Sabu 302 Kg

DEPOK (wartamerdeka.info) - Satresnarkoba Polres Metro Depok berhasil menangkap empat orang pengedar narkotika serta menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 302 kilogram.

"Kasus ini bermula dari pengungkapan dan penangkapan enam orang tersangka dari lima laporan polisi, dengan barang bukti 25 gram sabu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Mapolres Metro Depok, Selasa (9/2/2021).

Fadil menjelaskan lima laporan polisi tersebut dikembangkan oleh Satresnarkoba Polres Metro Depok yang mengarah kepada penangkapan tersangka EP di Padang, Sumatera Barat. Dalam penangkapan tersebut petugas menyita barang bukti berupa 44 kilogram sabu

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari tersangka EP, petugas kemudian bergerak ke daerah Pekanbaru, Riau untuk meringkus tiga tersangka yakni atas nama J, Z, dan ES pada 1 Februari 2021.

"Barang bukti yang berhasil disita di wilayah Pekanbaru sebanyak 258 kilogram sabu," ujar Fadil.

Meski demikian Fadil mengatakan kasus ini belum selesai karena petugas masih mengejar tiga orang yang identitasnya sudah dikantongi oleh pihak kepolisian.

Sedangkan tiga tersangka yang berhasil diamankan kini dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Lebih lanjut Fadil mengatakan pengungkapan ini telah mencegah beredarnya ratusan kilogram barang haram tersebut di tengah masyarakat dan menyelamatkan lebih dari dua juta orang. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama