TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pandemi Belum Berakhir, Satgas 413 Bremoro Tetap Bagikan Masker Di Papua


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Muara Tami membagikan masker kepada anak-anak Perbatasan RI-PNG di Kampung Skouw Sae Distrik Muara Tami Kota Jayapura dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.


Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (02/02/2021).

Mayor Inf Anggun mengatalan bahwa masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir, Satgas Yonif MR 413 Kostrad tetap konsisten membantu Pemerintah dalam memutus rantai penularan dengan membagikan masker kepada anak-anak Perbatasan RI-PNG di Kampung Skouw Sae Distrik Muara Tami Kota Jayapura. "Upaya tersebut juga kami lakukan di berbagai wilayah yang berada di seluruh wilayah Binaan Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad," ujarnya. 

Dikutip dari data Statistik BNPB, hingga saat ini sejak bergulirnya Pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2020 total jumlah kasus masyarakat Jayapura yang terinfeksi sudah mencapai 15.000 lebih. Belum lagi kebijakan vaksinasi untuk masyarakat umum dari usia 15-59 tahun akan dilakukan pada bulan Mei mendatang. Sehingga bukan tidak mungkin jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, kasus yang terinfeksi bahkan korban meninggal dunia akan bertambah akibat mengabaikan protokol tersebut.

"Jangan sampai bertambah korban hanya karena ketidakpedulian kita kepada masyarakat Papua, padahal kita tahu prosedur dan protokol nya seperti apa. Untuk itu, kami akan senantiasa membantu pemerintah dalam upaya menangani Pandemi Covid-19 ini," kata Mayor Anggun.

Selaku Tokoh Masyarakat di Kampung Skouw Sae, Stanis Tanfa (40) sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan Satgas Yonif MR 413 Kostrad. "Saya sangat hormat dengan apa yang dilakukan Satgas Yonif MR 413 Kostrad, semoga kita semua terbebas dari Covid-19 yang berbahaya ini," ucapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama