Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pengunjung Kafe Bekasi Timur Dibubarkan Satpol PP

BEKASI (wartamerdeka.info) - Menindaklanjuti laporan warga tentang adanya kerumunan Kafe di bilangan Bekasi Timur, Petugas Satpol PP Bekasi mengecek dan melakukan Pembubaran terhadap pengunjung kafe, Sabtu (6 Februari 2021).

"Kami menindaklanjuti laporan warga dan kami merespon positif dengan adanya warga yang peduli seperti itu, semua saling menjaga serta mengantisipasi. Kami turunkan personil ke lapangan mengecek dan memang didapati pelanggaran," jelas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah.

Pihaknya sudah sering menghimbau kepada pelaku usaha dan pengunjung agar memahami situasi pandemi saat ini.

"Kami seringkali menghimbau dan mengingatkan agar seluruh pelaku usaha maupun masyarakat dapat memahami situasi saat ini. Semua harus memiliki kesadaran yang tinggi akan bahaya COVID 19, ini mengancam keselamatan, kesehatan diri sendiri maupun oranglain," tegas Abi.

Pihaknya mengajak kepada pengelola kafe agar ikut membantu upaya pemerintah dalam menekanan penyebaran Covid 19.

Abi menegaskan, apabila masih melakukan pelanggaran tersebut pemerintah tidak segan-segan melakukan langkah refresif berupa penyegelan terhadap Kafe yang tidak taat aturan protokol kesehatan.

"Peringatan dan himbauan sudah kami laksanakan, kedepannya jika didapati lagi pelanggaran seperti ini, tidak segan pemerintah segera mensegel kafe yang bandel," tutup Abi Hurairah. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama