TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Persiapan Pelaksanaan TMMD Reguler 110 Mahakam Ulu Terus Dikebut

SAMARINDA (wartamerdeka.info) - Kodim 0912/Kutai Barat selaku tuan rumah yang ketempatan program TMMD Reguler ke 110 terus pantau persiapan pemenuhan material kegiatan TMMD di Kabupaten Mahakam Ulu daerah perbatasan RI-Malaysia, Jum’at (26/2/2021).

Peralatan TMMD 110 mulai diturunkan guna mempermudah pekerjaan kegiatan fisik bersama sama antara TNI dan masyarakat.  Sehingga saat pelaksanaan TMMD dimulai material dan peralatan sudah siap.

Para personel yang ikut dalam satgas TMMD menyiapkan materil yang akan digunakan nantinya pada saat TMMD seperti cangkul, sekop,arko,cat, terpal dan lain sebagainya tidak hanya materil yang di siapkan Kodim 0912/ kbr juga menyiapkan sejumlah personel yang nantinya akan melaksanakan kegiatan TMMD.

Penyiapan materil ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses kegiatan yang akan dilaksanakan selama TMMD di Desa Long Hubung kec Long Hubung kabupaten Mahakam Ulu.

Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Anang sofyan effendy mengatakan kegitan TMMD yang ke-110 ini akan tepat sasaran sama seperti TMMD tahun lalu karena Babinsa di desa Long Hubung selektif dalam melihat kesulitan masyarakat di desa binaannya, seperti semenisasi jalan untuk mempermudah masyarakat menempuh perjalanan.

(Sumber: Penrem 091/ASN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama