TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Rakor Bahas PPKM Berbasis Mikro, Kapolda Metro Tawarkan Program Kampung Tangguh Ke Pemerintah

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Rapat koordinasi membahas penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Jakarta dan sekitarnya berlangsung siang ini di Polda Metro Jaya. Rapat ini pun diikuti oleh sejumlah pihak terkait seperti Pangdam Jaya, Kapolda Metro, Gubernur DKI Jakarta, BNPT, Dinkes hingga para pimpinan wilayah.

Dalam rapat ini, seluruh pihak menyampaikan paparannya terkait pelaksanaan PPKM termasuk Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Dalam paparannya, Irjen Fadil menawarkan program Kampung Tangguh.

"Dalam program 100 hari Bapak Kapolri ada tawaran seiring dengan kebijakan pemerintah terkait PPKM berbasis mikro," kata Irjen Fadil dalam paparannya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/2/2021)

"Polri dengan Kodam Jaya sudah memiliki konsep Kampung Tangguh dengan mengedepankan fungsi peran tiga pilar. Kapolri memerintahkan jajaran meningkatkan Kampung Tangguh untuk penanganan Covid-19 di Jakarta," sambung Irjen Fadil.

Irjen Fadil menyebut jumlah Kampung Tangguh yang terbangun saat ini memang belum sesuai dengan harapan. Baru ada sebanyak 571 Kampung Tangguh yang sudah dibangun.

Meski begitu, penerapan Kampung Tangguh disebutnya bisa menekan angka penyebaran virus corona. Irjen Fadil pun membeberkan skema Kampung Tangguh yang dinilai cukup menekan angka virus corona.

"Dalam Kampung Tangguh Jaya ada beberapa komponen kita kerjakan dan ini sudah dikerjakan dalam konteks yang dikerjakan pemerintah daearah. Metode pemecahan masalah dengan cara scanning, analisis, response dan assessment," kata Fadil.

Lebih jauh dia menawarkan Babinkamtibmas untuk digunakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Namun, Irjen Fadil meminta support dari Pemprov terkait dalam pelaksanaan atau alat-alat untuk melakukan tracing.

"Ini yang jadi penawaran kami, Bapak Gubernur silakan gunakan Babinkamtibmas.

Terkait anggaran kan kalau kita mau masifkan testing butuh antigen, facelift dan lain-lain. Kalau bisa disiapkan penuh dalam dua Minggu atau 28 hari ke depan akan membuahkan hasil. Mudah-mudahan tawaran kami tentang Kampung Tangguh bisa bermanfaat," pungkas Fadil. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama