// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Sukseskan TMMD Ke-110, Kodim 0912/Kbr Kebut Persiapan Pelaksanaan TMMD

SENDAWAR (wartamerdeka.info) - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke-110 Tahun 2021 akan segera dimulai. Kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0912/Kutai Barat (Kbr) akan dilaksanakan di RT 03 Kampung Long Hubung Ulu Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (23/02/2021).

Dandim 0912/Kbr Letkol Inf Anang Sofyan Effendy mengatakan, mulai kebut persiapan pelaksaan TMMD dari sekarang, Mulai dari material dan peralatan yang akan di pakai harus di persiapkan dari sekarang.

"Dalam kegiatan TMMD ke-110 di Kampung Long Hubung, ada beberapa sasaran yang akan di bangun yaitu akan melaksanakan Semenisasi Jalan Kampung Sepanjang 670 meter, merehap rumah warga sebanyak 3 Unit di Kampung Long hubung, Pembuatan Lahan Demlot seluas 1 Hektar, merehap rumah marbot, Gereja dan Masjid Al- Fajar di Kampung Long hubung Ulu,” ungkapnya.

Menurut Dandim, penyiapan material terus dikebut, dengan harapan saat pelaksanaan sudah tidak ada lagi droping material. Ini dilakukan karena situasi di lokasi curah hujan cukup tinggi. dikhawatirkan jika saat pelaksanaan masih ada kegiatan droping material maka akan mengganggu proses pengerasan jalan.

"Melihat perkembangan yang ada saat ini, saya optimis saat pelaksanaan nanti dimungkinkan tidak ada kendala masalah keterlambatan materil. Sehingga pelaksanaan bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan,” pungkasnya. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama