Langsung ke konten utama

101 Atlit Taekwondo Muara Enim Kenaikan Tingkat


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -Pengurus kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Muara Enim menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) terhadap 101 Atlit Taekwondo di kabupaten Muara Enim, Minggu (28/3/2021) di GOR Takraw Muara Enim.

“Ada 101 Atlit yang ikut UKT ini dari tujuh klub Taekwondo yang ada dibawah naungan Pemkab Taekwondo Muara Enim,”ungkap Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Muara Enim Liono Basuki, Senin (29/03/2021).

Dilanjutkannya, UKT ini merupakan salah satu wadah pemicu peningkatan kualitas dan mutu atlit Taekwondo se-kabupaten Muara Enim.

“Tujuan ujian kenaikan tingkat ini adalah salah satu cara peningkatan mutu dan kualitas teknik para Atlit Taekwondo Muara Enim dan dengan harapannya akan memicu semangat dan prestasi atlit,”terangnya.

Sementara Panitia Pelaksanaan UKT sabeum Andi Panca Saputra menerangkan terdapat 101 peserta yang ikut kenaikan tingkat ini terdiri dari sabuk putih, kuning, hijau, biru, dan merah.

“Ada 101 peserta yang ikut dengan rinciannya sabuk Putih 37 orang, Kuning 29 orang, Hijau 14 orang, Biru 15 orang, dan merah 6 orang,”bebernya.

Sementara penguji terdapat 3 orang dimana penguji daerah dari Pengprov TI Sumsel 1 orang dan Nasional 2 orang.

Adapun penguji nasional ada dua orang yaitu Master Alisan dan Sabeumnim Ratu. 

Sementara penguji daerah yang di rekomendasikan dari Pengprov Sumsel yaitu Sabeum Adi Riauno yang juga merupakan Pengurus Pengkab TI Kab. Muara Enim serta di bantu oleh para sabuk hitam yang ada di kabupaten Muara Enim. Adapun penanggung jawab UKT Muara Enim yaitu Sabeum Ardianto. Adapun kegiatan ini di tutup oleh petinggi Taekwondo kab. Muara Enim   yaitu M.Husni Thamrin,”lanjutnya.

Ditambahkan  ketua pelaksana UKT Andi Panca Saputra, pada pelaksanan ini diikuti oleh tujuh klub yang ada di Muara Enim.

“Ada tujuh klub diantaranya Predator club, Shincan club, Ksatria club, Porsiba, SDN 15 Lawang Kidul, dan BSP club,”pungkasnya. (Adi R)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...