// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Air Sungai Meluap, Sejumlah Rumah Di Kota Tasikmalaya Kebanjiran

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Hujan deras yang mengguyur kota Tasikmalaya mengakibatkan pemukiman warga di dua kelurahan yang berada di sepanjang aliran anak sungai Citanduy tergenang hampir satu meter, Sabtu (27/3/2021) malam.

Di Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya Jawa Barat, air datang secara tiba tiba dan membuat warga panik, sehingga warga membongkar tembok rumah, karena debit air yang cukup besar sudah masuk ke dalam.

Menurut Aa.Suhara ketua RW setempat, ini disebabkan meluapnya anak sungai Citanduy dan Ciloseh pasca hujan sejak sabtu sore.

"Kenapa terjadi demikian, karena debit air sangat deras tapi pintu irigasinya kecil, akhirnya air rata dengan pemukiman," kata  Aa saat dikonfirmasi di lokasi. Sementara itu menurut data tim BPBD Kota Tasikmalaya jumlah rumah yang terendam sudah mencapai ratusan. Untuk data pasti, petugas masih melakukan pemantauan,dan assesment bekerjasama dengsn RT, RW setempat.

JIka air terus naik, warga terpaksa akan dievakusi ke tempat yang lebih aman. Hingga Sabtu malam ketinggian air sudah mencapai satu meter.(H. Adam) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama