Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Alyas Pimpin Gerakan Nelayan Dan Tani Indonesia (GANTI) Kabupaten Barru

BARRU (wartamerdeka.info) - Gerakan Nelayan Dan Tani Indonesia (GANTI) yang merupakan organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  terus melakukan konsolidasi hingga ketingkat kabupaten/kota. 

Di kabupaten Barru misalnya, organisasi GANTI dipimpin oleh Alyas. Sos yang secara resmi dilantik bertepatan dengan pelaksanaan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PDIP,  Rahmat Muhayyang,  di Kelurahan Mangempang kecamatan Barru, Sabtu (13/3/2021).

Usai Pelantikan, Alyas yang juga adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP kabupaten Barru tersebut, menjelaskan, organisasi ini dibentuk untuk menjadi wadah terciptanya kehidupan masyarakat nelayan dan tani yang memiliki kemampuan menuju industrialisasi yang berdaya saing untuk kesejahteraan. 

Selain itu lanjut dia, organisasi ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian nelayan dan tani dalam kehidupan berbangsa yang adil dan bermartabat serta maju. 

"sesuai dengan misi organisasi ini, adalah meningkatkan sumberdaya manusia perikanan dan pertanian. Mendorong perciptaan kesempatan kerja untuk Indonesia Cerah Abadi", pungkasnya.  (SM) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama