TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Adanya Korban Jiwa, Babinsa Dan Warga Gotong Royong Tambal Sulam Jalan Poros Handil II

KUKAR (wartamerdeka.info) - Babinsa Koramil 0906-08/Samboja bersama Muspika, Polsek Samboja, palang merah Indonesia (PMI), Pramuka dan warga kelurahan Sei Seluang bergotong royong tambal sulam jalan poros yang menghubungkan antara Balikpapan dan Handil II di kelurahan Sei Seluang kecamatan Samboja, Kukar,  Jum’at (26/03/2021).

Kegiatan gotong royong tambal sulam jalan poros ini sebagai salah satu langkah antisifasi terjadinya kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa. Pada sebelumnya diketahui bersama jalan Handil II yang berada di kelurahan Sei Seluang ini terpantau rusak dan banyak lubang-lubang yang sangat membahayakan para pengguna jalan.

Disela-sela kegiatan tersebut saat dikonfirmasi, Babinsa’ Sertu Saihan mengungkapkan kegiatan gotong royong penambalan jalan poros tersebut menggunakan dana dari swadaya. “Gotong royong tambal sulam ini menggunakan dana swadaya,” sebutnya.

Salah satu warga (AR) juga mengharapakan adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun daerah terkait pemeliharaan jalan yang berada di kelurahan Sei Seluang tepatnya di jalan poros Balikpapan – Handil II.

“Untuk meminimalisir kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa akibat badan jalan yang rusak di jalan Handil II kami berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun daerah dalam penanganannya,” tutur AR.

(Sumber: Dim 0906/Tenggarong)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama