TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Siaran SKS Ke 18 Mengangkat Tema Gaya Kepemimpinan

JAKARTA ISLAMIC CENTRE (JIC) kembali menghadirkan program unggulan Sharing Knowledge Series (SKS) ke 14 bersama narasumber Rina Uswatun Hasanah di radio JIC yang tayang setiap hari Senin.

Kali ini  (08/03), ia membahas tentang gaya kepemimpinan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada setiap organisasi yang ingin mencapai tujuan oragnisasinya dengan performa terbaik melalui peran pemimpinnya. 

Rina menjelaskan “Terdapat 2 jenis gaya kepemimpinan, yang pertama transaksional yaitu pemimpin yang memandu atau memotivasi pengikut dalam arah tujuan yang ditegakkan dengan memperjelas peran dan tuntutan tugas. Sedangkan transformasional  pada prinsipnya memotivasi  bawahan untuk berbuat lebih baik dari apa yang bisa dilakukan,  atau meningkatkan kepercayaan atau keyakinan diri bawahan yang akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja”. 

“Leadership atau kepemimpinan berarti kemampuan untuk mengarahkan dan menyelaraskan energi orang-orang disekitarnya demi mencapai suatu tujuan. Siaran tentang gaya kepemimpinan kali ini memiliki arti penting bagi kesuksesan organisasi, karena maju tidaknya sebuah perusahaan sangat bergantung dari kualitas pemimpin untuk itu perlu diangkatnya tema tema seperti ini” Kata Rina Uswatun Hasanah yang merupakan kepala Sub. Divisi Pendidikan JIC.

Rina menambahkan, menjadi seorang pemimpin harus bisa mempraktekkan komitmen kepemimpinan dengan cara memberikan contoh yang baik, menginspirasi, mengayomi dan memberikan kesempatan untuk berkembang, serta berhati besar. Yang tak kalah penting adalah sifat-sifat yang harus dimiliki pemimpin meliputi amanah, adil, lemah lembut, sabar, dan memiliki kasih sayang. 

Rina juga mengatakan bahwa lawan kata adil adalah zhalim, sehingga tiap pemimpin harus bisa bersikap adil dan berhati-hati agar tak menjadi pemimpin yang zhalim.

Melalui program SKS ini diharapkan mampu memberikan khasanah keilmuan kepada seluruh masyarakat khususnya organisasi dan perusahaan agar dapat mengambil pelajaran dan mengubah pola pikir yang lebih baik lagi, karena gaya kepemipinan merupakan salah satu faktor penunjang peningkatan performa organisasi" tutupnya. (M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama