TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Terkait Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar, Ephorus HKBP Ajak Umat Katolik dan Kristen Protestan Tetap Doakan Bangsa

Ephorus HKBP, Ompu i Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Terkait ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/21) sekitar pukul 10 WIT pagi tadi, yang menimbulkan korban sementara 14 orang, banyak pihak yang prihatin.

Ephorus HKBP, Ompu i Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyampaikan keprihatinan dan dukacita yang mendalam atas peristiwa tersebut. Seiring peristiwatersebut, Pdt. Robinson Butarbutar mengajak seluruh umat Katolik dan jemaat Kristen Protestan di Indonesia dan segala tempat untuk mendoakan bangsa Indonesia yang menghadapi segala tantangan yang ada antara lain terorisme dan Pandemi Covid-19, terutama dalam masa-masa menjelang Paskah.

Berikut pernyataannya yang dierima wartamerdeka.info sore tadi.

Pernyataan Pers Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Mengenai Peristiwa Dugaan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Katolik di Makassar pada Minggu 28 Maret 2021.

Terkait dengan peristiwa tersebut, Pemimpin Huria Kristen Batak Protestan:

1. Menyampaikan keprihatinan dan dukacita yang mendalam atas peristiwa tersebut dan mendoakan dan memberikan dukungan kepada seluruh korban dan khususnya saudara-saudari kami umat Gereja Katolik di Makassar dan seluruh Indonesia dan Konferensi Wali Gereja Indonesia yang mengalami penderitaan baik secara fisik ataupun batin atas peristiwa tersebut dalam hari Minggu Palma yang kudus ini.

2. Memohon kepada seluruh umat beragama untuk tetap tenang, tidak menyebarkan foto korban, dan secara terus-menerus sebagai elemen bangsa merawat dan memperjuangkan nilai-nilai Pancasila termasuk kemanusiaan, keadilan, perdamaian dan persaudaraan dan bersatu-padu menghentikan segala bentuk kebencian dan kekerasan juga di masa penderitaan di tengah Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

3. Berharap dan mendukung kepada Pemerintah dan juga Aparat Kepolisian Republik Indonesia  untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini dan tidak lengah atas seluruh ancaman terorisme sehingga memberikan rasa aman dan tenteram kepada seluruh masyarakat, dan juga melakukan upaya sungguh-sungguh untuk menggiatkan program deradikalisasi sehingga seluruh masyarakat Indonesia bersatu, menolak dan melawan tegas radikalisme dan terorisme.

4. Mengajak seluruh umat Katolik dan jemaat Kristen Protestan di Indonesia dan segala tempat untuk mendoakan bangsa Indonesia yang menghadapi segala tantangan yang ada antara lain terorisme dan Pandemi Covid-19 terutama dalam masa-masa menjelang Paskah. Mari merenungkan karya kematian dan kebangkitan Kristus dalam panggilan kita untuk terus-menerus bekerja menjadi berkat, garam dan terang di negara kita Indonesia dan membawa kasih dan kedamaian untuk seluruh masyarakat Indonesia.  

5. Meminta jemaat HKBP untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi rangkaian perayaan masa Paskah, menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan kondusif, bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan Aparat Kepolisian Republik Indonesia.

Demikian Pernyataan ini kami sampaikan untuk menjadi tanda keprihatinan kita bersama atas peristiwa tersebut.

Pearaja, Tarutung, 28 Maret 2021

Huria Kristen Batak Protestan

Ephorus

ttd

Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

(Rel/Dans)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama