Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ajak Kebaikan, KNPI Brebes Berbagi Paket Sembako Kepada Warga Jompo

BREBES (wartamerdeka.info) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Brebes salurkan puluhan paket sembako kepada masyarakat jompo, Jumat (23/4/2021). 

Kegiatan KNPI berbagi ini merupakan aksi bersama dengan BAZNAS Brebes dalam upaya membantu masyarakat secara ekonomi dalam menghadapi pandemi corona. 

“Kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini memang harus saling bersinergi. Karena, jika semua elemen kompak bersatu maka pandemi bisa teratasi dengan baik dan efektif karena secara bersama kita saling membantu dan melengkapi,” kata Ketua KNPI Brebes, Hendrik Maulana.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan penitikberatan program kerja KNPI Brebes.

“Sesuai program rapat kerja KNPI di bulan Ramadan ini, kita akan melakukan beberapa program sosial. Mudah-mudahan, ini bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat khususnya sebagai perhatian bagi lansia atau jompo,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, saat acara berlangsung, anggotanya dan seluruh pihak yang terlibat wajib mengedapankan protokol kesehatan.

“Saya harap Bung dan Mba yang hadir pada acara KNPI Berbagi wajib mematuhi protokol kesehatan. yakni harus memakai masker, jaga jarak dan jangan lupa mencuci tangan. Yang paling penting lagi adalah Bung dan Mba harus bisa mengedukasi masyarakat agar sadar dan patuh terhadap protokol kesehatan,” tegas Hendrik.

(Nw)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama