Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Akibat Ngantuk Sebuah Angkot Nyungsep, Tabrak Toko

TASIKMALAYA  (wartamerdeka.info) - Nasib naas menimpa seorang angkutan umum dalam kota di  Tasikmalaya, gegara ngantuk, mobil yang dikemudikannya masuk ke sebuah pertokoan, dan menabrak semua yang ada di hadapannya.

Kronologis kejadiannya mobil angkot yang di kemudikan sopir ngantuk yang bernama Wahid (55) itu oleng ke kanan, dan menabrak mobil Terano yang berlawanan arah, hingga mobil Terano pun rusak parah, lalu angkot itu terpental ke arah kiri dan masuk ke pertokoan,

Namun sebelum masuk ke dalam toko, mobil ngantuk tersebut terlebih dahulu menabrak sebuah motor matic yang sedang palkir di teras ruko, lalu terseret bersama seorang pengunjung toko yang hendak transaksi.

"Akhirnya dalam insiden ini kondisi mobil angkot  yang menabrak rusak parah, peralatan toko dari mulai etalase dan barangnya hancur, serta satu buah motor matic milik pengunjung toko juga mengalami hal yang sama," kata Nona Anis, karyawan di toko itu, kepada wartawan, (13/4/2021)

Lanjut Nona Anis, korban luka hanya satu orang, yaitu seorang  pengunjung toko mengalami cidera, dan kini di bawa ke RSUD dr .Soekarjo, namun kondisinya belum diketahui pasti, karena masih dalam observasi pihak medis.

Di saat dan tempat yang sama, Warta Merdeka berhasil mewawancari sopir angkot yang posisi sebagai penyebab laka tersebut. Dia pucat, gemetar dan terbata bata ngomongnya.

"Bingung mau ngapain, uang pun saya tidak punya. Saya orang miskin dan hanya seorang buruh, saya minta maaf kepada semuanya, saya pasrah mau diapain juga", ujarnya, dengan raut yang ketakutan.(H.Ada

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama