TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Bersih-Bersih Menjelang Bulan Suci, Aparat Gabungan Kota Tasikmalaya Giatkan Operasi Pekat

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Menjelang Bulan Suci Rhamadhan para petugas Aparat Gabungan TNI - Polri, Dinas Sosial, Satpol PP, rutin membersihkan pernak pernik negatif di Kota Tasikmalaya.  Pernak pernik negatif itu di antaranya prostitusi, miras, perjudian, narkoba dan hal lain yang bisa menodai kehidmatan berpuasa.

Seperti yang telah dilakukan Aparat Gabungan kemarin, yaitu operasi prostitusi ke sejumlah hotel melati. Hasilnya, telah di amankan puluhan pasangan yang bukan muhrim sedang "wik wik"di kamar Hotel.

Para WTS yang terjaring akan dikirim ke daerah Cirebon atau Sukabumi untuk mengikuti pelatihan kerja, agar mempunyai keterampilan dan tidak kembali lagi ke dunia hitam.

"Razia ini dilakukan dalam rangka memberantas penyakit masyarakat jelang bulan Ramadhan. Tujuannya agar masyarakat bisa menikmati kekhidmatan ibadah puasa," demikian kata Nining Rukmini, Kasi PMKS Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, kepada para Pewarta.

Selain prostitusi, di lokasi dan waktu terpisah, Polsek Indihiang yang dikomandoi oleh Kompol Didik Rohim Hadi, juga berhasil menggerebek gudang miras yang berkedok kandang ayam, di jln.Cigeureung, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Sabtu (10/4/2021), dan berhasil mengamankan 600 lt miras oplosan,  dan ratusan botol miras berbagai merek.

"Tentunya sebelum melakukan penggerebekan tersebut, kami telah mendapat informasi dari warga yang merasa resah karena banyak orang tak dikenal hilir mudik membawa sesuatu yang mencurigakan. Namun saat penggrebekan pemiliknya sudah pada lari lebih dulu, mungkin giat kami ini bocor," demikian kata Kapolsek Indihiang, Polresta Kota Tasikmalaya kemarin.( H.Adam ).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama