TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Buka Muscab IBI Kabgor Ke-V, Fory Naway: Profesi Bidan Adalah Pekerjaan Bermitra Dengan Allah


GORONTALO (wartamerdeka.info) - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Gorontalo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) V, Sabtu (03/4/2021). 

Seperti diketahui, muscab digelar untuk memilih ketua, anggota dan pengurus baru periode 2021-2026. 

Hadir dalam kegiatan sekaligus membuka acara ini, Ketua Gabungan Organisasi Wanita ( GOW), Kabupaten Gorontalo, Dr  Fory Pomalingo Naway. Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Gorontalo Periode 2015-2021, Para anggota, pengurus IBI Kabgor, para kepala puskes, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Fory Naway menyebut, tugas bidan ini sangat mulia, tepat dengan slogan Bidan Di Garda Terdepan.

Kata dia, garda terdepan adalah bertanggungjawab  hinhfa akhirat. 

Karena itu, lanjut Fory, bidan ini yang bersama -sama bermitra dengan dokter spesialis kandungan bekerja benar - benar bekerja dengan niat Lillahitaala.

"Jadi,semua mitra profesi ini sangat luar biasa, baik itu dokter terutama bidan sangat berjasa menyelamatkan dua nyawa anak dan ibu," beber Fory Naway.

Selalu bermitra keras dengan Allah SWT sebagai Pencipta. Karena dengan mengedepankan doa, baca bismillah demi keselamatan dua nyawa.

"Itu luar biasa kemitraan dengan Allah. Belum lagi, bidan ini bekerja dengan mengutamakan hakekat ikhlas,"ujarnya. 

Bidan juga mengutamakan kemanusiaan karena profesi.  Profesi ini, banyak harkat dan martabat yang harus dikerjakan terutama adalah profesionalitas. 

"Profesionalitas ini tidak boleh diukur dengan uang, tanpa dibayar pun kita ikhlas," ungkap Fory.

Pekerjaan bidan sangat berat. Dan harus penuh keikhlasan. Profesionalitas tanpa keihklasan dalam bekerja sebagai bidan, maka hasilnya tidak akan maksimal. Sebab profesi bidan harus bisa memenuhi kebutuhan pasien, khususnya kaum perempuan. 

“Sebelum ibu melahirkan, saat melahirkan, setelah melahirkan dan masa nifas. Pekerjaan ibadah, Lillahitaala kita dan mudah -mudahan menjadi tabungan akhirat," imbuhnya. 

Fory berharap, dengan pemilihan ketua dan pengurus yang baru dapat menjembatani apa saja yang menjadi kebutuhan para anggotanya. Terutama bagaimana upaya meningkatkan kualitas bidan di Kabupaten Gorontalo. 

“IBI sebagai wadah para bidan kita, sesuai dengan tema kita, bidan garda terdepan mengawal kesehatan,” ucap ketua PKK itu. 

Bidan pun diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan bayi. "Semoga melalui musyawarah dan forum dapat melahirkan ketua dan anggota yang baik dan segeralah bekerja konsolidasi di tingkat bawah," tandasnya.(Ar/Ir)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama