TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dua Pria WNA Dari Pakistan Memaksa Minta Sumbangan Kepada Warga Kampung Rawa Bambu

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Kampung Rawa Bambu diresahkan dengan keberadaan warga asing  yang meminta sumbangan dengan memaksa kepada warga, Rabu (28/4/2021).

Warga asing yang memaksa meminta sumbangan mengaku berasal dari Negara Pakistan.

Menurut Ibu Kasiem, warga Rt 02/08 Kelurahan Kalibaru, Kota Bekasi,  dan juga pemilik warung yang dimintai sumbangan,  WNA tersebut, agak memaksa saat meminta sumbangan. Sudah dikasih uang Rp20.000 (dua puluh ribu rupiah) tapi malah minta lagi Rp 100.000 (seratus ribu rupiah).

Setelah itu Ibu (Kasiem) masuk ke dalam dan menutup pintu. Tak berselang lama mereka ketok pintu kembali dengan meminta rokok. Tanpa berpikir panjang langsung memberikan sebatang rokok dan malah menawarkan air minum kepada WNA tersebut walau dengan sedikit bingung.

Kasubsi Penindakan Keimigrasian Kota Bekasi Andi Hafid mengatakan bahwa warga Negara Asing dilarang meminta sumbangan dan berkeliaran.

"Orang Pakistan itu biasanya dari Bogor. Sebagian besar meraka punya kartu pengungsi," jelas Andi Hafid.

P"engungsi itu ada kaitannya dengan UNHCR, kalau memang mereka positif pengungsi ya," terangnya.

Danis bagian Humas keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas 1 NON TPI Bekasi  berterima kasih atas informasi yang disampaikan. 

"Kami dari imigrasi hanya memastikan dokumen-dokumen mereka dengan ijin, tapi jika ada unsur memaksakan arahnya ke pihak kepolisian," tuturnya. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama