TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

FGMC Dan IBS Bantu Masyarakat Kurang Mampu

BARRU (wartamerdeka,info) -  Organisasi Indahnya Berbagi Sesama (IBS) bekerjasama dengan Forum Generasi Muda Corawali (FGMC) kembali menggelar kegiatan sosial bagi bagi Sembako tahap 2 kepada warga kurang mampu, yang ada di kampung Garongkong, Ongkoe, Tokkene, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, pada Jumat (2/4/2021).

Sebelumnya pada Jumat pekan lalu, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh IBS bersama FGMC, diwilayah desa Corawali, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

Penasehat FGMC Desa Corawali Said Abdullah mengatakan, IBS bersama FGMC melaksanakan kegiatan sosial bertajuk "Jum,at Berkah" untuk tahap ke 2, didaerah Garongkong, Ongkoe, Tokkene, Tanete Riaja.

 "Penyaluran ini menyasar rumah rumah warga yang kurang mampu dan kaum dhuafa adapun bentuknya berupa Sembako. InsyaAllah kegiatan ini bisa kami laksanakan seterusnya," kata Said melalui WhatsAppnya,  Sabtu (3/4/2021).

Said berharap agar kegiatan ini bisa membawa keberkahan dan juga bisa meringankan beban para warga yang kurang mampu.

"Kami harap doa seluruh warga Barru, khususnya untuk para donatur IBS dan FGMC. Kepada seluruh warga Barru agar mendoakan kami dari pihak IBS dan FGMC dan para donatur kami.  Semoga diberikan kesehatan dan rejeki oleh Allah SWT," ungkapnya.

(Akm/Syam) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama