TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

513 Warga Pulogadung Pulang Kampung, Polisi Sediakan Tes Swab Gratis

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Tiga Pilar Polsek Pulogadung telah mendata warganya yang pulang ke kampung halamannya untuk merayakan hari lebaran Idul Fitri 2021 pada Kamis (13/5/2021) lalu.

Ada sebanyak 513 warga yang tinggalkan Pulogadung untuk pulang kampung ke berbagai Kota tujuan.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendi mengatakan, untuk antisipasi penyebaran Covid-19 dibawa oleh para pemudik yang baru kembali ke wilayah hukumnya, pihaknya menyediakan swab gratis di halaman Mapolsek Pulogadung.

"Kami lakukan swab antigen secara gratis untuk warga Pulogadung yang kembali ke rumahnya masing-masing, paska pulang kampung," kata Beddy,  Senin (17/5/2021).

Dari hasil swab antigen sejak kemarin Minggu (16/5/2021), sudah ada kurang lebih 20 warga Pulogadung yang dilakukan tes swab antigen.

Kegiatan ini akan terus berjalan sampai seluruh warga Pulogadung kembali ke Jakarta dan memiliki hasil swab antigen.

"Sejauh ini masih negatif hasilnya," tegas dia.

Jika ada warga yang dinyatakan positif, maka pihaknya akan merujuk ke Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk dilakukan swab PCR.

Jika hasilnya masih positif, maka akan dilakukan isolasi di Wisma Atlet atau secara mandiri di rumahnya maupun hotel yang disediakan Pemerintah.

"Tentunya ini adalah upaya kami dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup dia. (Ulis)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama