TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bamsoet Apresiasi Pemkab Purbalingga Raih WTP Lima Kali Berturut-turut

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ketua MPR RI mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga di bawah kepemimpinan Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, yang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Daerah (LKD) tahun 2020. Prestasi tersebut diraih untuk kelima kalinya berturut-turut sejak tahun 2016. 

"Setelah menyelesaikan amanah memimpin Purbalingga pada periode 2016-2021, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi kini kembali diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk memimpin Purbalingga untuk periode 2021-2025 bersama Wakil Bupati dari Partai Golkar Sudono. Keduanya memiliki tugas berat, salah satunya menjaga agar laporan keuangan Pemkab Purbalingga kembali meraih predikat WTP di periode kepemimpinan mereka," ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga negara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukannya secara obyektif. Predikat WTP menjadi salah satu unsur penting yang harus diraih oleh setiap pengelola keuangan negara, sehingga meminimalisir terjadinya korupsi terhadap uang rakyat. 

"Dengan predikat WTP, menunjukan bahwa BPK tidak menemukan persoalan, baik kesalahan administrasi maupun penyimpangan merugikan, yang dilakukan Pemkab Purbalingga dalam pengelolaan uang rakyat," jelas Bamsoet. 

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menambahkan, predikat WTP untuk kelima kalinya menjadi bukti bahwa bahwa Pemkab Purbalingga mampu mencapai dan mempertahankan predikat terbaik dalam penyajian Laporan Keuangan. Sesuai standar akuntansi keuangan negara. 

"Sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh jajaran Pemkab Purbalingga mampu menjalankan tertib administrasi dan tertib anggaran dalam mengelola uang rakyat," pungkas Bamsoet. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama