// Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. // Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. //

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Protes menentang Donald Trump meluas ke seluruh AS


Protes menentang Presiden AS Donald Trump telah digelar di seluruh Amerika Serikat, dengan banyak orang menyatakan penentangan terhadap serangan terhadap Iran.

Lanjut...

HJL Ke-452 Lamongan, Pak Yes Ziarah Ke Makam Mbah Lamong

 Wujud Bakti Pada Leluhur

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wakil Bupati Abdul Rouf, Kapolres AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono dan jajaran Forkompimda setempat melaksanakan tahlil dan tabur bunga di makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong, Selasa (25/5), di Kelurahan Tumenggungan Kecamatan Lamongan.

Kegiatan ziarah makam leluhur  adalah rangkaian tradisi Peringatan Hari Jadi Lamongan. Ziarah dan tabur bunga ini sebagai wujud bakti pada leluhur agar semangat juangnya terus menjadi teladan bagi generasi saat ini.

“Bukan Bangsa yang besar, Bangsa yang tidak menghargai para pahlawannya. Bukan generasi yang tangguh ketika generasi itu tidak mengetahui akar budaya dan pendahulu-pendahulunya. Momen Hari Jadi ke 452 ini kita jadikan sebuah momentum untuk melihat jati diri Kabupaten Lamongan, jati diri kita, darimana kita, ke arah mana yang akan kita bawa, apa yang telah dilakukan pendahulu-pendahulu kita untuk menjadi keteladanan, contoh, motivasi, tekad kita semua untuk membawa Kabupaten Lamongan ini menuju kea rah yang lebih baik, menjemput kejayaan,” kata Pak Yes, panggilan bupati Lamongan.


Kegiatan ziarah ini, kata Pak Yes, diharapkan mampu menjadi refleksi untuk meneladani dan mengingat riwayat  semangat juang pendahulu dan pendiri Lamongan. 

Hari Jadi Lamongan yang ditandai dengan awal diwisudahnya Mbah Lamong (Ranggahadi) yang merupakan murid kesayangan Sunan Giri II pada 10 Dzulhijjah 976 H/ 26 Mei 1569  karena jasa dan keteladanannya dalam melaksanakan dakwah, yang kemudian berjuluk Tumenggung Surajaya. 

Sebutan Mbah Lamong yang diberikan karena kebaikan dan keuletannya dalam momong (mengasuh) segala bidang, kemudian menjadi cikal bakal nama Kabupaten Lamongan. Lamong yang berasal dari Bahasa Jawa kuno “La/Ra” yang artinya baik dan “Mong” yang artinya among, momong, sehingga Lamong memiliki arti pamong yang baik, sebagaimana keteladanan yang diberikan oleh Ki Ranggahadi.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama